Mendikbud: UN dibuat lebih sulit tahun depan

Lembar Jawaban Komputer Tryout Ujian Nasional? Silakan menghubungi kami di 0812 1747 1100.

Semarang (ANTARA News) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh mengatakan pada tahun depan, derajat kesulitan soal ujian nasional (UN) akan lebih ditingkatkan dibandingkan dengan tahun ini.

“Selama ini, komposisi soal UN terdiri atas 10 persen soal mudah, 80 persen soal dengan tingkat kesulitan sedang, dan 10 persen soal sulit. Ke depan, komposisinya akan diubah,” katanya, di Semarang, Selasa.

Rencananya, persentase soal dengan kategori sulit akan ditingkatkan dari yang semula hanya 10 persen.

“Ibaratnya lompat gawang, kalau sudah bisa melompati setinggi 1,5 meter apa dibiarkan terus segitu? ya bisa lompat semua. Karena itu, harus dinaikkan setidaknya 1,7 meter, seperti halnya dengan UN,” katanya.

Ia mengatakan ada dua skenario yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas UN, yakni dengan meningkatkan derajat kesulitan soal atau dengan menaikkan standar kelulusan UN.

“Standar kelulusan UN selama ini, rata-rata kan minimal 5,5, tetapi boleh ada angka 4. Karena itu, perlu dinaikkan, misalnya dari 5,5 menjadi 6. Namun, yang lebih mungkin diambil menaikkan derajat kesulitan soal,” katanya.

Selain itu, kata Mendikbud, mekanisme penyelenggaraan UN juga akan diperketat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan UN, terutama dengan menambah paket soal UN jenjang sekolah menengah dari yang selama ini ditetapkan.

“Selama ini, soal UN untuk sekolah menengah kan dibagi dalam lima paket soal. Saya bilang, tahun depan minimal harus 10-20 paket atau varian soalnya agar satu kelas gak ono sing podho (tidak ada yang sama),” katanya.

Jika setiap siswa mengerjakan paket soal yang berbeda maka akan memperkecil kemungkinan adanya kecurangan-kecurangan.

(KR-ZLS)

Sumber  :  Antara

Home

Tak Lulus UN, Peserta SNMPTN Dianggap Gugur

Lembar Jawaban Komputer seperti SNMPTN kami bisa menyediakannya, hubungi 0812 1747 1100.

Kompas.com -  Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 jalur undangan yang tidak lulus ujian nasional (UN) dipastikan tidak akan diterima. Pengumuman penerimaan calon mahasiswa dari jalur undangan sendiri baru akan dilakukan setelah pengumuman UN 2012.

“Pengolahan hasil akhir seleksi SNMPTN jalur undangan masih menunggu pengumuman hasil UN secara serentak besok (26/5). Dijadwalkan Minggu (27/5) sore akan dilakukan cek silang dengan hasil UN,” kata Prof.Ravik Karsidi MS, humas panitia SNMPTN Pusat.

Ia mengatakan, jadwal pengolahan hasil seleksi jalur undangan setelah pengumuman UN merupakan bentuk apresisasi para rektor terhadap jerih payah para kepala sekolah dan guru. Hal ini baru kali pertama diterapkan panitia SNMPTN.

Tahun lalu, lanjutnya, pengumuman jalur undangan lebih awal dari pengumuman hasil UN, namun disertai catatan jika tidak lulus UN tidak diterima. “Kalau sekarang sudah pasti bagi peserta yang tidak lulus UN namanya tidak akan muncul diterima jalur undangan,” katanya.

Prof Ravik menjelaskan setelah Minggu (27/5) sore dilakukan cek silang hasil pengumuman UN, hasil seleksi SNMPTN jalur undangan akan diumumkan pada Senin (28/5) pukul 00.00 WIB dengan urutan pengolahan seperti menunjukkan bahwa hasil UN merupakan bagian untuk menentukan kelulusan SNMPTN.

Sementara itu pendaftar SNMPTN jalur ujian tulis sampai saat ini masih terus bertambah dan diperkirakan setelah pengumuman UN Sabtu (26/5) akan bertambah lagi. Sampai kemarin jumlah pendaftar sudah di atas 200 ribu, katanya.

Sumber :  Kompas

Home

 

99 Persen Peserta UN SMA Lulus

Lembar Jawaban Komputer Unas dll? kami menyediakannya, kontak saja 0812 1747 1100.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan angka kelulusan ujian nasional tingkat SMA dan sederajat tahun 2012 mencapai 99, 50 persen. Pengumuman kelulusan tiap siswa sendiri akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada hari Sabtu 26 Mei 2012.

Dalam paparannya, Mendikbud, Mohammad Nuh menjelaskan, peserta UN SMA tahun ini mencapai 1.524.704 siswa. Akan tetapi karena berbagai hal, sedikitnya ada 7.345 siswa yang tidak mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, kata dia, tercatat 1.517.125 (99,50 persen) siswa SMA dinyatakan lulus UN. Sedangkan 7.579 siswa SMA lainnya tidak lulus pada UN tahun ini.

“Data ini kami sampaikan agar segera dipublikasikan kepada masyarakat,” kata Nuh, Kamis (24/5/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Sumber :  Kompas

Home