Tips Merawat & Membersihkan Scanner LJK

Seputar Tips Merawat & Membersihkan Scanner LJK.Seputar Tips Merawat & Membersihkan Scanner LJK, info 0818 533 900 / 7cd72ef0.

Bagi anda yang sering menggunakan Scanner LJK dalam pekerjaan sehari-hari, pastilah anda ingin scanner anda tetap dapat bekerja dengan baik dan awet dalam jangka waktu yang lama.

Berikut adalah tips-tips bagaimana merawat scanner ljk dengan baik :

  1. Bersihkan body scanner ljk ketika sudah mulai terlihat kotor dengan menggunakan kain lap yang lembut.
  2. Untuk jenis scanner ljk tipe ADF, bersihkan mata scanner / head dengan lap lembut (misalnya berbahan micro fibre, agar tidak menggores mata scanner). Gunakan gerakan satu arah saja di sepanjang mata scanner dengan tekanan yang lembut. 
    (beri perhatian lebih pada saat membersihkan mata scanner ADF, karena mata scanner ini merupakan bagian yang amat penting).
  3. Pada tipe scanner ljk ADF/Otomatis Feeder, bersihkan “Roller” (karet penarik kertas), setidaknya seminggu sekali, dengan menggunakan lap lembab (bukan lap basah). Tindakan ini membersihkan Roller dari debu-debu kertas, sehingga proses penarikan kertas pada scanner tetap optimal.
  4. Dalam proses scan, hendaknya selalu mengingat untuk melepas/mencabut staples yang ada pada dokumen terlebih dahulu. Tindakan ini mencegah goresan pada mata scanner ljk (tipe ADF) dan permukaan kaca scanner (tipe Flatbed), hal ini amat penting dan harus diingat selalu.
  5. Matikan scanner ljk jika tidak terpakai, tutup dengan kain halus.
Demikian Tips Merawat & Membersihkan Scanner LJK, jika ada pertanyaan atau mau berkonsultasi mengenai scanner ljk, silakan menghubungi kami di0818 533 900, 0812 1747 1100, 7cd72ef0.

Kiat Lulus SNMPTN

Lembar Jawaban Komputer untuk SNMPTN, PSB, CPNS dll, Kami siap menyediakannya, hubungi kami di 0812 1747 1100.

Kompas.com - Perguruan Tinggi Negeri (PTN) boleh dibilang masih menjadi pilihan utama para siswa untuk melanjutkan studi karena alasan kualitas yang unggul dan biayanya murah. Alasan gengsi juga terkadang memengaruhi mengapa banyak siswa berlomba-lomba memilih PTN.

Ada beberapa jalur pendaftaran PTN, mulai dari penelurusan minat dan kemampuan (PMDK) hingga jalur prestasi. Jalur lain yang banyak dinantikan mereka yang tidak lolos  jalur-jalur tersebut adalah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Tahun ini SNMPTN rencananya akan dilaksanakan pada 12-13 Juni 2012. Kendati risikonya tak seberat menghadapi ujian nasional, tetap diperlukan keseriusan dalam mempersiapkan diri.

Menurut Djoko Santoso, direktur jenderal pendidikan tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memprediksi tingkat kesulitan soal SNMPTN, para siswa disarankan untuk memperlajari contoh soal dari pelaksanaan SNMPTN tahun-tahun sebelumnya.

“Kuasai pelajarannya dan pelajari pola soal melalui kisi-kisi yang beredar. Karena pola soal tak pernah berubah,” kata Djoko.

Seperti pengalaman Dicky Dwiantana, mahasiswa semester III jurusan ilmu politik FISIP UI. Berdasarkan pengalamannya mengikuti ujian tulis SNMPTN tahun lalu, ia banyak mempelajari soal-soal tahun sebelumnya.

“Saya belajar dari soal tahun lalu. Karena pola soalnya selalu sama, hanya diganti sedikit,” ujar Dicky.

Selain itu, sebaiknya siswa lebih fokus pada satu atau dua pelajaran yang dianggap sulit oleh kebanyakan orang. Dengan begitu, kita bisa merebut nilai dari pelajaran tersebut.

Untuk menguasai materi pelajaran, setiap orang memiliki durasi waktu yang berbeda. Namun beberapa mahasiswa yang diwawancara mengaku mereka tidak meluangkan waktu banyak untuk belajar.

“Nggak perlu lama-lama. Sejam juga cukup. Belajarnya nggak usah diforsir,” kata Hanifah Amalia, mahasiswi Sastra Belanda Universitas Indonesia angkatan tahun 2011.

Hanifah sendiri mengaku lebih suka belajar sendiri dan tidak mengikuti bimbingan belajar. “Saya hanya ikut bimbel selama tiga minggu dari lima minggu paket belajar intensif yang disediakan bimbel,” paparnya.

Hanifah mengungkapkan, sesi bimbel sebenarnya bisa dipakai untuk aktif bertanya pada pengajar mengenai materi yang kurang dimengerti.

Beberapa persiapan lain yang harus dilakukan adalah meluangkan waktu untuk beristirahat. Belajar terus menerus bisa membuat kita lelah, padahal kondisi tubuh yang fit sangat penting pada saat hari H.

“Tes potensi akademik dalam SNMPTN sebenarnya nggak susah, cuma kalau kita kurang konsentrasi akan sulit mengerjakannya karena waktunya sedikit. Makanya tubuh harus fit,” kata Abednego, mahasiswa Teknologi Bioproses dari Universitas Indonesia.

Hindari pula belajar terlalu keras sehari sebelum ujian. Persiapan belajar seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

“Dua hari menjelang SNMPTN, saya sudah nggak belajar. Biar rileks dan nggak terlalu tegang nantinya. Jadi, hanya tidur-tiduran saja di rumah,” tutur Awwah, mahasiswa teknik elektro.

Terakhir, tentu saja berdoa. “Faktor lain SNMPTN tak cuma kepintaran, doa dan restu orang tua itu penting,” katanya.

Apabila ternyata tahun ini masih belum bisa lolos SNMPTN jangan sedih. Kita bisa mencobanya tahun depan, atau mempertimbangkan untuk memilih perguruan tinggi swasta.

Selamat mencoba.

Sumber  :  Kompas

Home

Gali Potensi Belajar, Aktifkan Kecerdasan Anda!

LembarJawabKomputer.Com/0812 1747 1100. KOMPAS.com – Ternyata, kecerdasan bisa diaktifkan. Dalam teori multiple intelligent, ada delapan kecerdasan ganda yang bisa digunakan untuk menjelaskan potensi belajar Anda. Setiap kecerdasan tersebut, dapat memberikan manfaat bagi Anda. Apa saja delapan kecerdasan itu?

1. Kecerdasan Verbal/Linguistik
Kecerdasan verbal adalah kecerdasan yang melibatkan kemampuan untuk berbicara dan menulis. Anda dapat mengaktifkan kecerdasan ini dengan mencoba mempelajari kata-kata baru setiap harinya. Caranya dengan membaca, mendengarkan berita di radio, melibatkan diri dalam perdebatan, dan berpartisipasi secara aktif dalam diskusi kelas.

2. Kecerdasan Logikal/Matematika

Kecerdasan logikal ini melibatkan angka-angka dan penalaran. Anda dapat mengaktifkan kecerdasan ini dengan sering menyelesaikan perhitungan, mempelajari berbagai rumus, dan memecahkan teka-teki.

3. Kecerdasan Visual/Spasial
Kecerdasan visual/spasial melibatkan proses berpikir dalam bentuk lukisan atau gambar. Anda bisa mengaktifkan kecerdasan ini dengan menganalisis alat bantu visual dalam teks buku dengan memetakan pikiran dalam sebuah gambar, diagram/ bagan.

4. Kecerdasan Tubuh/Kinestetik
Kecerdasan tubuh/kinestetik melibatkan gerakan tubuh dan penanganan masalah. Kecerdasan ini dapat diaktifkan dengan menggunakan ketrampilan motorik Anda secara teratur. Contohnya, melakukan berbagai latihan olahraga, jogging, dan secara langsung aktif dalam berbagai kegiatan. Anda juga bisa mengaktifkan kecerdasan ini dengan mengerjakan tugas Anda di komputer.

5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan musikal melibatkan kemampuan bermusik seperti irama dan nada. Aktifkanlah kecerdasan tipe ini dengan sering mendengarkan musik, memainkan alat musik, atau bernyanyi.

6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan interpersonal melibatkan respons dalam hal suasana hati, motivasi, dan kebutuhan orang lain. Hal ini mengarah pada membangun suatu hubungan baik dengan orang lain dan menikmati pergaulan dengan orang lain. Anda dapat mengaktifkan kecerdasan ini dengan sering berpartisipasi dalam kegiatan diskusi, debat pendapat, atau aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial.

7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal mencakup harga diri, penghargaan terhadap diri sendiri, dan kesadaran diri. Kecerdasan tipe ini dapat diaktifkan dengan menguji secara kritis kekuatan dan kelemahan Anda.

8. Kecerdasan Natural
Kecerdasan natural adalah kecerdasan yang dapat menghargai dan memahami kondisi alam. Anda dapat mengaktifkan kecerdasan ini dengan menjelajahi kondisi alam, yaitu dengan berkemah atau dengan mendaki gunung. Hal itu dapat membantu Anda memahami lingkungan alam.

Dengan mengaktifkan delapan kecerdasan di atas, Anda akan terbantu dalam menemukan bakat yang terpendam. Tak perlu menguasai seluruh kecerdasan itu, tetapi temukankan kecerdasan yang paling Anda kuasai dan hubungkanlah dengan sesuatu yang ingin Anda pelajari.

Sumber  :  Kompas

Info selengkapnya tentang Lembar Jawaban Komputer hubungi kami di 0812 1747 1100 ( jika telpon tidak diangkat silakan SMS, kami segera respon balik Anda ).

Home

Jangan Bingung Memilih Jurusan!

Lembar Jawaban Komputer versi SNMPTN? Kami siap menyediakannya, hubungi kami di 0812 1747 1100.

KOMPAS.com - Memilih jurusan terkadang menjadi masalah tersendiri bagi calon mahasiswa. Hal ini terjadi ketika mereka belum mengetahui minat dan bakatnya sejak dini. Alhasil, tak sedikit yang merasa telah salah memilih jurusan ketika duduk di bangku perkuliahan. Sebelum hal itu terjadi pada Anda, lima hal di bawah ini bisa dipertanyakan kepada diri sendiri sebelum mengambil keputusan. Apa saja?

1. Apa yang Anda suka?
Ketahui dan kenali apa yang Anda sukai. Jangan memilih jurusan hanya karena mengikuti pilihan orang lain atau agar tetap bersama teman dekat. Dalam mengambil keputusan, bicaralah pada hati kecil Anda, dan pilih yang akan membuat bersemangat!

2. Apakah Anda baik dalam suatu bidang?
Anda harus mengetahui keunggulan Anda dalam suatu bidang tertentu. Hal itu bisa diukur dengan melihat bagaimana respons orang-orang sekitar dengan apa yang Anda hasilnya. Misalnya, apakah Anda selalu mendapat pujian dari suatu pertunjukan atau karya seni? Jika Anda memiliki kecendrungan alami ke arah minat dan ketrampilan tersebut, Anda dapat mempertimbangkannya sebagai pilihan untuk menentukan jurusan.

3. Apa profesi yang ingin Anda jalani?
Apakah Anda ingin menjadi dokter, guru atau pengacara? Jangan membatasi diri Anda dalam melakukan hal-hal dalam bidang tersebut. Jika Anda ingin menjadi dokter, tapi memiliki ketertarikan pada sastra maka lihatlah dahulu jurusan tersebut sebelum menentukan pilihan.

4. Keterampilan apa yang ingin Anda pelajari?

Anda harus mengetahui dengan jelas, apa keterampilan yang perlu lebih didalami saat memilih sebuah profesi atau bidang. Misalnya, Anda menyukai teater dan memiliki impian akan menghabiskan waktu Anda di bidang itu, maka cari tahulah keterampilan apa yang harus Anda kuasai jika ingin sukses menjalaninya. Atau, jika Anda ingin mempunyai perusahaan, sejak awal Anda harus mempelajari seluk beluk tentang bisnis, etika, pemasaran, humas, dan pelayanan. Pilih dengan cermat jurusan yang akan membuat Anda tertarik di dalamnya.

5. Faktor-faktor apa yang harus dipertimbangkan?
Banyak siswa yang memilih jurusan karena terpengaruh keluarga, keuangan, atau budaya. Sambil menjelajahi jurusan yang Anda pilih, ingatlah bahwa faktor kekuatan eksternal akan memengaruhi kehidupan di kampus Anda dari berbagai sisi. Menemukan jurusan yang dapat memberikan keseimbangan untuk impian internal Anda dan dukungan dari luar akan membuat situasi yang lebih mudah dikendalikan.

Selamat memilih!

Sumber  :  Kompas

Info selengkapnya Lembar Jawaban Komputer hubungi kami di 0812 1747 1100 ( jika telpon tidak diangkat silakan SMS, kami segera respon balik Anda ).

Home