SNMPTN 2012 Tampung 120.000 Mahasiswa

Try Out SNMPTN 2012? kami sediakan Lembar Jawaban Komputernya, hubungi kami 0812 1747 1100.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru di seluruh perguruan tinggi negeri tahun ini sebanyak 120.000 kursi. Calon mahasiswa yang diterima akan ditentukan melalui jalur undangan dan setelah mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan digelar secara serentak pada 12-13 Juni 2012.

Ketua Panitia SNMPTN 2012, Akhmaloka, mengatakan bahwa kuota 120.000 kursi penerimaan di seluruh PTN meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 118.233 kursi. “Semua ditentukan setelah ujian SNMPTN. Kenaikan kuota ini karena ada PTN baru dan beberapa PTN yang membuka program studi baru,” kata Akhmaloka, Rabu (9/5/2012) di Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Rektor ITB ini mengatakan, biaya SNMPTN jalur ujian tulis tahun ini ditetapkan sebesar Rp 150.000 untuk peserta kelompok IPS atau IPA. Adapun untuk peserta kelompok IPC (IPA dan IPS), biayanya sebesar Rp 175.000.

Bagi peserta yang memilih program studi dengan syarat mengikuti ujian keterampilan, selain membayar biaya ujian di atas, juga diwajibkan membayar biaya ujian keterampilan. “Biaya untuk setiap jenis keterampilan sebesar Rp 150.000 per calon peserta,” ujar Akhmaloka.

Sebagai informasi, pendaftaran SNMPTN jalur ujian tulis dilakukan secara online melalui laman ujian.snmptn.ac.id. Seluruh hasilnya akan diumumkan pada Juli mendatang.

Sumber  :  Kompas

Home

Tak Lulus UN, Peserta SNMPTN Dianggap Gugur

Lembar Jawaban Komputer seperti SNMPTN kami bisa menyediakannya, hubungi 0812 1747 1100.

Kompas.com -  Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 jalur undangan yang tidak lulus ujian nasional (UN) dipastikan tidak akan diterima. Pengumuman penerimaan calon mahasiswa dari jalur undangan sendiri baru akan dilakukan setelah pengumuman UN 2012.

“Pengolahan hasil akhir seleksi SNMPTN jalur undangan masih menunggu pengumuman hasil UN secara serentak besok (26/5). Dijadwalkan Minggu (27/5) sore akan dilakukan cek silang dengan hasil UN,” kata Prof.Ravik Karsidi MS, humas panitia SNMPTN Pusat.

Ia mengatakan, jadwal pengolahan hasil seleksi jalur undangan setelah pengumuman UN merupakan bentuk apresisasi para rektor terhadap jerih payah para kepala sekolah dan guru. Hal ini baru kali pertama diterapkan panitia SNMPTN.

Tahun lalu, lanjutnya, pengumuman jalur undangan lebih awal dari pengumuman hasil UN, namun disertai catatan jika tidak lulus UN tidak diterima. “Kalau sekarang sudah pasti bagi peserta yang tidak lulus UN namanya tidak akan muncul diterima jalur undangan,” katanya.

Prof Ravik menjelaskan setelah Minggu (27/5) sore dilakukan cek silang hasil pengumuman UN, hasil seleksi SNMPTN jalur undangan akan diumumkan pada Senin (28/5) pukul 00.00 WIB dengan urutan pengolahan seperti menunjukkan bahwa hasil UN merupakan bagian untuk menentukan kelulusan SNMPTN.

Sementara itu pendaftar SNMPTN jalur ujian tulis sampai saat ini masih terus bertambah dan diperkirakan setelah pengumuman UN Sabtu (26/5) akan bertambah lagi. Sampai kemarin jumlah pendaftar sudah di atas 200 ribu, katanya.

Sumber :  Kompas

Home

 

99 Persen Peserta UN SMA Lulus

Lembar Jawaban Komputer Unas dll? kami menyediakannya, kontak saja 0812 1747 1100.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan angka kelulusan ujian nasional tingkat SMA dan sederajat tahun 2012 mencapai 99, 50 persen. Pengumuman kelulusan tiap siswa sendiri akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada hari Sabtu 26 Mei 2012.

Dalam paparannya, Mendikbud, Mohammad Nuh menjelaskan, peserta UN SMA tahun ini mencapai 1.524.704 siswa. Akan tetapi karena berbagai hal, sedikitnya ada 7.345 siswa yang tidak mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, kata dia, tercatat 1.517.125 (99,50 persen) siswa SMA dinyatakan lulus UN. Sedangkan 7.579 siswa SMA lainnya tidak lulus pada UN tahun ini.

“Data ini kami sampaikan agar segera dipublikasikan kepada masyarakat,” kata Nuh, Kamis (24/5/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Sumber :  Kompas

Home